Warga Palestina Gelar Pemakaman Pemuda Korban Penembakan Tentara Israel

10
Unjuk rasa warga Palestina di perbatasan Gaza-Israel. Foto: Facebook Gaza TV

Warga Jalur Gaza, Palestina menggelar pemakaman terhadap Abdullah Abdul-Al, pemuda 24 tahun yang tewas ditembak pasukan pendudukan Yahudi dalam unjuk rasa di perbatasan Jalur Gaza-Israel, Jumat 10 Mei 2019.

Dia dimakamkan di kota kelahirannya, Rafah, bagian selatan Jalur Gaza. Kantor Berita Palestina, WAFA melaporkan, Abdul-Al menderita luka tembak di panggulnya.

Selain itu tiga surat kabar Arab Palestina juga menyoroti pembunuhan tersebut oleh militer Israel. Tindakan itu dinilai melukai puluhan orang Palestina.

Sedikitnya 32 orang lagi cedera oleh peluru aktif Israel, termasuk empat anak kecil selama protes tersebut.

Dalam laporan tersebut, ketiga surat kabar itu melaporkan bahwa Dewan Keamanan PBB mengutuk kebijakan permukiman Israel di wilayah Palestina yang diduduki.

Koran Al-Quds melaporkan 14 dari 15 anggota Dewan Keamanan mengutuk permukiman illegal itu yang dinilai menghambat perdamaian di Timur Tengah.

Sementara Harian Al-Ayyam mengutip Menteri Luar Negeri Palestina Riyad Al-Malki, yang mengatakan kepada peserta sidang bahwa apa yang disebut “kesepakatan abad ini” AS adalah rencana untuk penyerahan dan bukan untuk mencapai kesepakatan perdamaian.

Ada pula Al-Hayat Al-Jadida yang melaporkan satu orang Palestina Kristen dari Jifna di dekat Ramallah datang ke Masjid Al-Aqsha untuk membantu mengatur puluhan ribu orang Muslim yang bermaksud menunaikan shalat.

Sumber: Antara