Ancam Bunuh Presiden AS, Pria Ini Terancam 140 Tahun Penjara

9
Kolase Foto Instagram @realdonaldtrump

Seorang pria asal Amerika Serikat, Gary Gravelle, harus merasakan akibat dari perbuatannya karena telah mengancam akan membunuh Presiden Donald Trump dan pernah mengancam beberapa warga di AS dengan mengirimkan ancaman bom dan surat berisi bubuk putih yang mencurigakan.

Pria berumur 51 tahun ini didakwa dalam 16 kasus, termasuk kasus yang mengancam akan membunuh presiden AS pada bulan September 2018 lalu yang mengirimkan amplop yang berisi bubuk putih dan pesan yang bertuliskan “You Die”.

Melansir dari laman Reuters.com, Gravelle pernah mengirimkan amplop serupa ke beberapa tempat ibadah seperti sinagoge (tempat ibadah yahudi), masjid dan kantor cabang Asosiasi Nasional untuk Kemajuan Orang Kulit Berwarna (NAACP). Dalam persidangan, bubuk putih pada surat ancaman tersebut merupakan biotoxin yang ternyata tidak berbahaya.

Gravelle juga pernah mengirim email dan melakukan panggilan telefon yang akan menyebutkan akan meledakkan sebuah bom di Vermont, Washington DC, Ibukota Amerika Serikat dan beberapa wilayah lain yang termasuk di antaranya gedung pemerintahan, rumah sakit jiwa.

Jika benar ia di dakwa dalam 16 tuduhan yang diberatkan oleh jaksa di persidangan, Gravelle akan menghadapi hukuman penjara maksimal 140 tahun.

Diketahui,Gary Gravelle sebelumnya pernah dijatuhi hukuman pada tahun 2013 karena mengirim pesan yang bersini mengancam kepada masyarakat dan telah dibebaskan di bawah pengawasan federal sampai penangkapannya atas dakwaan baru tahun lalu, menurut pernyataan Jaksa Agung AS John Durham pekan lalu. (Prayogo)