Waspada! 4 Penyakit Ini Sering Muncul di Bulan Puasa

8
Foto : Pixabay

Seluruh umat muslim tahu bahwa bulan Ramadan adalah bulan yang penuh berkah dan memberikan banyak pahala bagi yang menjalaninya. Selain itu ibadah puasa juga memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, meskipun harus menahan lapar dan haus, aktivitas puasa telah terbukti mampu menurunkan gula darah hingga memperkuat imunitas tubuh.

Tapi di sisi lain, perubahan pola makan juga membuat tubuh kita lebih rentan terkena penyakit saat puasa. Apalagi jika kita telat makan di jam berbuka puasa dan sembarangan mengonsumsi makanan, dikhawatirkan hal tersebut akan membuat pencernaan kita terganggu dan membuat kesehatan menurun. Lantas apa saja penyakit yang kerap muncul? Simak di bawah ini!

1. Asam Lambung Naik

Asam lambung naik kerap kali muncul jika kita sedikit saja telat makan saat berbuka puasa dan apabila kita sembarangan mengonsumsi makanan karena saking tak laparnya. Penyakit ini bisa lebih parah jika kamu melewatkan makan sahur, makan terlalu banyak saat buka puasa, hingga kebiasaan langsung tidur setelah sahur.

2. Sakit Kepala

Sakit kepala juga termasuk salah satu penyakit yang kerap muncul saat puasa, menurut penelitian yang dilakukan dari 11.740 responden, 1.567 atau sekitar 13.3 persennya mengeluh sering merasakan sakit kepala saat puasa. Kondisi ini biasanya terjadi bersamaan dengan dehidrasi, kelelahan, atau kurang tidur selama bulan Ramadhan.

3. Diare

Salah pilih makanan saat sahut dan buka puasa dapat bisa mempengaruhi pencernaan yang membuatmu diare saat menjalani puasa lho. Menurut survei terhadap 11.740 responden, sebanyak 290 respondennya atau 2,5% nya di antaranya mengalami diare saat puasa.

4. Dehidrasi

Dehidrasi sebetulnya memang bukan jenis penyakit, melainkan masalah kesehatan yang umum terjadi pada saat puasa. Pasalnya dehidrasi terjadi karena tubuh tidak mendapatkan asupan cairan yang cukup selama berjam-jam berpuasa. Terlebih lagi, aktivitas yang padat di bulan Ramadhan membuat tubuh kehilangan lebih banyak cairan, sehingga pada akhirnya memicu dehidrasi saat puasa. Bila dibiarkan terus-menerus, kondisi ini dapat menyebabkan mulut kering, mual, pusing, hingga kelelahan.